aku baru tau kalo saluran pernafasan jaraknya dekat dengan saluran perasaan, karena setiap kali aku narik nafas, entah kenapa perasaanku yang bereaksi. *asekasek*. every breath is like remind me the pain is real. it's a fact, and like or not, i have to face it.
But, it's funny. how it began and how it ended is so same with my oooold relationship. Hanya posisi peran yang berbeda. tapi itu yang membuat aku percaya kalo Karma itu ada. oke aku memang mengakui aku percaya. so what? i think Karma is a part of our life. gak perlu menyesali apa yang udah kita lkukan atau mengeluh atas balasan yang kita terima. Just accept it! Learn it! never do the same mistake or Karma will come back.
How 'bout me?
it's painful but it learns me how to make it to be a happiness
it told me that Newton was right
action equals to reaction
i called it KARMA
How 'bout you?
you are my memory
one of the best of my life
How's your life?
i don't know.
it's yours, not mine
not my territory anymore.
PAARAARAAMPAAAA!!!!
Aku menempatkan
segala tentangku terlalu tinggi. Menganalogikan kehidupan orang lain tanpa
bercermin tentang kehidupan sendiri. Mengomentari sikap tanpa instropeksi diri.
Melupakan kebaikan karena hal kecil yang menurutku sebuah kesalahan. Padahal
itu hanya menurutku, seorang manusia dengan kualitas rendah.
Aku pantas, itu
juga menurutku, bukan berdasar penilaian orang lain. Itu jelas salah. In case,
i should do the best that i can. Evrytime, everywhere adn for anyone. Let them
know that i can do my responsibility, or more. And the most important, let them
decide who i am.
Berhenti membenci
Belajar mencintai
Berhenti
mengomentari
Mulai instropeksi
Berhenti bicara
Mulai bekerja
Mulai saat ini
Bukan nanti
#URGENT#
What am i waiting
for?
You? Me? We?
Never be a one.
We are in the
same side and different side on the same time.
So, what are we
waiting for?
Togetherness?
Happiness? future?
It might be mine
It might be yours
But it will never
be ours
So, what sould i look
for?
True Love? She?
Them?
There’s no one
can give that all
That was you,
that is you and always be you
And What should you look for?
Endless love? Dream?
hope?
You know there’s
no one can bring it through
It might be me,
it may be me, and may be always me
So, what are we
waiting for?
Ketika kita
sampai..
Terkadang kita
lupa kisah perjalanannya
Dimana, kapan dan
bagaimana itu dimulai
Seringkali pupus
bersama semu-nya euphoria
Hey..biarkan ini
semua dikenang dengan indah
Sedih, dendam dan
luka hanyalah bumbu dari canda, tawa dan bhagia
Biarkan ini
bersarang di buku usang penuh cerita
yang ketika
dibuka, dengan bangga kita berkata:
“Nak, ayah ada di
sana bersama mereka”
Atau mungin..
“Ibu pernah
berteriak kencang kepada mereka”
Tapi itu
diceritakan dengan sumringah di wajah
Dengan rindu
untuk kembali bersama
Membentuk memori
yang memang tak ada habisnya. Takkan pernah.